JAMUR KANCING

(Agaricus bisporus)

jamur kancing jamur kancingjamur kancing

 

Jamur kancing merupakan jamur pangan yang terbantuk hampir bulat seperti kancing. Jamur jenis ini paling banyak dibudidayakan di dunia. Masyarakat Inggris menyebutkan white mushroom. Sementara itu, bangsa prancis menyebutnya champignon.

 

MEDIA TUMBUH JAMUR KANCING

Jamur kamcing merupakan bagian dari jamur kompos. Proses pembuatan media adalah jerami yang sudah dikompos terlebih dahulu. Tujuannya,agar di dalam media tidak ada mikroorganisme yang merugikan pertumbuhan jamur.

 

PASTEURISASI JAMUR KANCING

Pasteurisasi dilakukan jika tahap pengomposan sudah selesai dilaksanakan.Pasteurisasi dilakukan dengan mengalirkan uap panas kedalam kumbung yang tertutup rapat. Kegiatan ini hanya berlangsung selama 6-8 jam dengan suhu sekitar 58-60 derjat C. Setelah itu, media didinginkan. Suhu kompos dipertahankan menjadi 48-50 derjad C selama minimal 72 jam.

 

INOKULASI

Penaburan bibit dilakukan jika suhu media telah mencapai suhu ruang. Bibit ditebarkan di bagian atas dan tengah media. Kumbung harus tertutup rapat, namun sirkulasi udara harus tetap lancer.Suhu di dalam kumbung dijaga pada kisaran 20-25 derjad C dengan kelembapan 80-90% Media tanam diletakkan pada rak tanaman dengan tanggi 15-20 cm. Jumlah bibit yang diperlukan dinyatakan dalam liter/ton kompos. Produktivitas panen optimal dicapai saat bibit yang digunakan 7,5 I/ton kompos. Sekitar 2 minggu setelah tanam, miselium jamur mulai tumbuh memenuhi permukaan media.

 

CASING

Casing adalah pelapisan tanah diatas kompos yang sudah di tumbuhi miselium jamur kancing. Ketebalannya antara 2,5-5 cm. Jenis casing yang dapat digunakan adalah gambut, tanah liat, dan sabut kelapa. Tanah casing harus ringan dan porous untuk mencegah kelebihan konsentrasi CO2 selama pembentukan tubuh buah hingga masa panen. Tujuan pemberian casing, yakni untuk membantu jamur tumbuh tegak, mencegah serangan hama dan penyakit, mangurangi kerusakan kompos dan miselium.

 

ADUL (RUFFLING)

Adul adalah tindakan melonggarkan lapisan casing saat sudah ditumbuhi miselium jamur. Caranya, yakni dengan memasukkan jari tangan ke dalam lapisan tanah casing hingga batas permukaan kompos, kemudian diputar 180 derjat ke kanan dan diuraikan. Setelah itu tanah casing dapat diratakan kembali.

 

PEMULIHAN MISELIUM

Suhu ideal bagi pertumbuhan miselium adalah 25 derjat C. Periode pemulihan tidak membutuhkan ventilasi. Kondisi miselium jamur kancing harus menyatu kembali sebelim dilakukan penerunan suhu. Perlu diusahakan agar proses penyambungan tidak membentuk stroma (pamebalan miselium). Tahap selanjutnya adalah membuka jendela untuk menurunkan suhu udara di dalam ruangan. Proses ini bias dilakukan dengan memanfaatkan air conditioner (AC).

 

PEMBENTUKAN TUBUH BUAH JAMUR KANCING

Suhu untuk tahap pembentukan tubuh buah jamur kancing antara 16-20 derjat C. caranya dengan membuka pintu dan jendela kumbung atau melakukan penyiraman. Primordia jamur kancing pinhead.primordia berkembang menjadi tubuh buah dalam bebrapa hari. Dua minggu setelah proses casing, jamur sudah memasuki masa panen. Saat fase ini, bagian batang dan tudung sudah dapat dibedakan.

 

jamur kancing

PANEN

Panen jamur kancing dibedakan atas fancy (tudung masih tertutup), nonfancy (tudung terbuka sedikit, cincin jamur terlihat), dan mekar (tudung membuka). Ciri jamur kancing yang dipanen dalam bentuk segar adalah sebagai berikit.

1.Diameter tudung minimal 3,5 cm, berwarna putih, dan bersih.

2..Tidak ada penyakit brownspot (bercak coklat pada tudung).

3.Bentuknya bulat dan tudung tidak rusak atau pecah

4. Panjang batang maksimal ¾ dari diameter tudung

Panen dilakukan dengan cara sedikit ditekan dan diputar agar tanah casing serta pinhead tidak ikut. Batang jamur dipotong setelah ukuran diameter tudung dengan pisau. Siklus panen jamur kancing 21-28 hari dari panen pertama..