JAMUR MERANG

(volvariella volvacea)

 

 

Jamur merang (paddy straw mushroom) adalah satu spesies jamur pangan yang banyak dibudidayakan dinegara Asia Timur dan Asia Tenggara yang berikilim tropis dan subtropics. Jamur merang merupakan jenis jamur yang pertamakali dapat dibudidayakan secara komersial.

 

 

BUDI DAYA JAMUR MERANG OUTDOOR

Awalnya, metode ini banyak dipilih oleh petani jamur karena modal investasinya relative kecil. Namun, muncul masalah yang dihadapi dalam budi daya diluar kumbung,yakni serangan hama penyakit dan pemasaran tidak kontinu akibat hasil yang fluktluatif. Kini, budi daya outdoor tersebut relative ditinggalkan.

 

•  Persiapan tanah dan tanggul jamur merang

Tanah yang akan digunakan perlu digenangi air selama 2-3 hari kemudian airnya dikeringkan. Tujuannya untuk membunuh cacing tanah dan organism pengganggu lain yang berada didalam tanah. Kemudian pada tanah tersebut dibuat barisan tanggul atau ditinggikan.

Dasar tanggul dapat disemen atau diberi als dari bambu, kayu, batu, atau bata sebelum diletakkan media tumbuh. Bagian tangah tanggul dibuat lebih tinggi agar drainase mudah. Antara dasar tangul dibuat saluran sedalam 15cm dengan lebar 30cm.

 

•  Pemilihan bahan media tumbuh jamur merang

Bahan yang dapat digunakan sebagai media tumbuh diantaranya jerami, limbah kapas, limbah sayuran, ampas tebu, jagung, ampas sagu, daun pisang, eceng gondok, serbuk gergaji, dan sebagainya. Hingga kini, jerami masih nerupakan media utama untuk budidaya di luar kumbung. Jerami yang di pilih hanya tany baru dipenen dan kondisinya masih kering.

 

•  Pengomposan media

Jika media tumbuh jamur memakai jerami maka harus dijadikan satu ikatan sekitar 1,83 kg. Jerami kering tersebut direndam dalam air. Ikatan jerami disusun di atas tanggul. Setelah lapisan pertama, Ikatan jerami di siram dengan air. Susunan lapisan kedua jerami dan siram lagi dengan air sampai lapisan setinggi 10 cm. Lapisan jerami kemudian ditekan sekuatnya sewaktu disusun kemudian diselubungi dengan lembaran plastic agar kelembapan tetap tinggi.Pengomposan delakukan 3-4 hari, tergantung kondisi cuaca. Tiga hari kemudian jerami berubah warna menjadi kecokelatan pada suhu 65 derjat C. Pengomposan dikatakan selesai jika cairan kuning yang melekat mulai keluar dari timbunan jerami.

 

•  Pembuatan bedeng jamur

Jerami yang sudah dikomposkan kemudian diperas dan dibentuk menjadi satu ikatan. Tiap ikatan jarai seberat 2,75kg. ujung ikatan diratakan kemudian diikat pada 2/3 bagin dari ujung atas jerami.

Jerami selanjutnya diletakkan didasar tanggul dalam dua baris. Satu lipatan media membuthkan 40-50 ikatan jerami yang terikat erat. Dalam satu bedeng dapat disusun 4-6 lapisan. Saat musim hujan sebaiknya dibuat hingga 6 lapisan. Tujuannya agar suhu optimum dapat dicapai. Saat musim kemarau tidak lebih dari 4 lapisan, Karen suhu akan meningkat jika lapisan lebih banyak.

 

 

•  Penanaman bibit Jamur Merang

Bibit jamur ditanam setelah setiap lapisan jerami selesai disusun atau sebelum lapisan berikut disusun diatasnya. Sebelum penanaman, lapisan jerami dibasahi dengan air menggunakan sprayer. Jarak penempatan bibit jamur merang dari sisi bedengan, yakni 7,5cm. jarak antara masing-masing bibit, yakni 10-15cm.

Bibit yang digunakan sebesar ibu jari. Satu bedeng membutuhkan sekitar 6 botol bibit (500-750).

 

•  Inkubasi

Suhu optimal untuk tahap inkubasi, yakni 35-38 derjat celcius pada bagian tengah bedeng selama 4-6 hari. Caranya adalah dengan menutup bedeng menggunakan plastic atau konstruksi tenda. Selubung dapat dibuka sesekali untuk mengatur sirkulasi udara.

Selam 10 hari pertama, bedeng tidak memerlukan penyiraman. Saat cuaca panas suhu bedeng menjadi lebih tinggi sehingga tutup plastik harus dilonggarkan. Saluran diantar bedeng harus diisi sehingga kelembapan tetap tinggi. Penyiraman bedeng dapat dilakukan dengan menggunakan sprayer.

 

•  Perawatan saat pembentukan tubuh buah

Tubuh buah dengan ukuran kecil dan berwarna putih (pinhead) muncul sekitar 8-10 hari setelah penyebaran bibit (spawning). Penyiraman harus dihentikan agar tidak merusak pinhed. Untuk menjaga agar substrat tidak kering bias dilakukan penyiraman dengan menggunakan sprayer.

 

 

KIAT TINGKATKAN PRODUKSI JAMUR MERANG

Kunci keberhasilan produksi jamur merang terletak pada pemilihan bibit dan pemberian nutrisi yang tepat. Bibit yang digunakan sebaiknya menggunakan bibit berkualitas (F1). Nutrisi yang dibutuhkan terdiri dari kalsium, protein, fosfat, zat besi, vitamin B, vitamin B12, vitamin C, dan unsur hara lain.bahkan,penggunaan mikroorganisme local (MOL) asal buah-buahan bias sebagai sumber hara mikro bagi jamur.

 

 

BUDI DAYA JAMUR MERANG INDOOR

Budi daya jamur merang di dalam kumbung lebih cocok digunakan untuk tujuan komersial karena bias berproduksi sepajang tahun.tempat budi daya jamur berupa bangunan sederhana berdiding plastic yang di bagian dalamnya dilengkapi rak.

 

a.penyiapan media tumbuh

media tumbuh yang biasa digunakan adalah limbah kapas dan jerami.jerami yang digunakan harus segar,bias dipotong-potong atau tidak.limbah kapas yg digunakan merupakan limbah industri tekstil.media yang dipilih tersebut dicampur dengan kapur pertanian 1-2%.namun,ada juga yang hanya menggunakan media utama beruapa limbah kapas.

 

b .pengomposan media

media tumbuh jamur harus dikomposkan terlebih dahulussebelum digunakan .tujuannya ,agar tidak ada mikroorganisme yang merugikan saat jamur sedang tumbuh.

 

c. pasteurisa

Media tumbuh jamur kemudian dipasteurisasi di ruang penumbuhan jamur.media tumbuh dimasukan ke rak-rakdi dalam kumbung setinggi 15---20 cm.uap panas dialirkan ke dalam kumbung melali pipa untuk mencapai suhu 60 derjatC selama 3-4jam.setelah pasteurisasi, udara segar dibiarkan masuk agar suhu turun menjadi 37 derjatC .suhu ini diperlukan untuk penaburan bibit.

 

d.Penaburan bibit

Bibit yang digunakan harus sudah dipisakan, serta tidak berupa gumpalan-gumpalan lagi. Bibit kemudian ditebarkan di atas permukaan kompos. Bibit jamur ditebar segera seteleh suhu substratturun menjadi 37derjat C.jendela dan pintu kumbung ditutup selama 3 harisetelah penaburan bibit.selanjutnya substrat ditutup plastik agar suhanya tetap tinggi,yakni sekitar 35-40 derjatC.

 

kuliner jamur merang

 

TAHAP PENGOMPOSAN MEDIA JAMUR MERANG

 

a.jika media yang digunakan adalah limbah kapas,harus direndam terlebih dahulu selama 1 hari.jika medianya berupa jerami,harus dipotong-potong kurang lebih 10 cm,kenudian direndam selama 1 hari setelah direbus selama 1-2 jam.

b.bahan bekatul dimpur dengan kapur

c.kapas/jerami dicampur dengan bahan campuran bekatul dan kapur.lalu ditutup dengan plastic terpal selama 2-4 hari.pembalikan mediatana dilakukan setiap 2-4hari.

d.hasil pengomposan yang sudah jadi dapat segera digunakan sebagai media tumbuh jamur.

e.pembentukan tubuh buah

faktor yang mempengaruhi pembentukan tubuh buah jamur merang di antaranya suhu ,kelembapan,0,co,cahaya,sanitasi,dan higiene.pertumbuhan miselium jamur lebih cepat dan segaram dengan intesitas cahaya yang rendah.miselium jamur lebih banyak terdapat pada bagian atas rak tanaman .miselium jamur lebih banyak terdapat pada rak ketiga atau keempat biasanya dominan tumbuh di daerah tepian rak kemudian kea rah tengah media.

Pembenukan tubuh buah jamur merang ditandai dengan pembentukan miselium jamur yang merata di seluruh bagian rak tanaman.

Suhu media saat pembentukan primordial antara 32-35 derjad C dengan kelembapan 95-100%. Suhu udara diperlukan 30-33 derjat C dengan kandungan CO2 udara < 1.000 ppm.

 

PANEN JAMUR MERANG

Ciri jamur merang yang siap panen, yaitu usia masih muda, tudung belum membuka, serta berbentuk mirip telur. Siklus panen umumnya 2-3 kali/hari. Pane jamur dibedakan mejadi unpeel ( selaput jamur merang masih utuh ), peel (selapaut jamur merang pecah ), dan mekar (tudung membuka). Umur panen yakni hari ke 10-12 setelah penaburan bibit.

Jamur merang dapat dipanen dengan cara dicabut satu per satu. Panen dapat berlangsung selama 1bulan dengan interval panen setiap hari.

 

TAHAPAN PANEN JAMUR MERANG

•  Bersihkan tangan dan alat panen dengan alcohol 70%.

•  Tentukan jamur yang akan dipanen.

•  Sayat bagian bawah jamur merangdari berbagai sisi agar lebih mudah

•  Panen jamur yang berhasil terlihat bersih.